12 Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib Tentang Teman yang Bisa Dijadikan Pelajaran

  • 2 min read
  • Apr 28, 2021
12 Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib Tentang Teman yang Bisa Dijadikan Pelajaran

Ali Bin Abi Thalib adalah orang pertama yang memeluk Islam dan juga keluarga dari Nabi Muhammad SAW. Ali Bin Abi Thalib adalah sepupu dan sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW, setelah menikahi putri kesayangan Rasulullah, Fatimah Az-Zahra. Beliau pernah menjabat sebagai salah seorang khalifah pada tahun 656 hingga 661.

Menurut Islam Sunni, Ali Bin Abi Thalib merupakan Khalifah terakhir dari Khulafaur Rasyidin. Sementara Syi’ah berpendapat bahwa beliau merupakan Imam sekaligus Khalifah pertama yang dipilih oleh Rasulullah SAW.

Terdapat 12 kata bijak Ali Bin Abi Thalib tentang teman yang bisa dijadikan pelajaran :

  1. Jangan Merasa Senang Memiliki Banyak Teman Selama Mereka Bukan Orang Yang Baik Baik

“Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik baik. Sebab, kedudukan teman seperti api, sedikitnya adalah kenikmatan, sedangkan banyaknya adalah kebinasaan”.

  1. Tidak Mengucapkan Perkataan Yang Kamu Sendiri Tidak Suka Mendengarnya Jika Orang Lain Mengucapkannya Kepadamu

“Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu.”

  1. Bergaulah Dengan Cara Menarik Simpati Orang Lain

“Bergaulah dengan cara yang mengundang ratap-tangis orang bila kau meninggal dunia, dan tariklah simpati mereka selama engkau hidup bersama mereka.”

  1. Lunakkan Sikapmu Terhadap Saudaramu yang Bersikap Kasar

“Lunakkan sikapmu terhadap saudaramu yang bersikap kasar. Yang demikian itu pasti akan memperlunak sikapnya terhadapmu.”

  1. Manusia Paling Lemah Adalah Yang Tidak Mampu Mencari Teman

“Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya.”

  1. Tidak Mengucapkan Kata Kata Yang Menertawakan Pribadi Seseorang

“Jangan mengucapkan kata kata yang menertawakan pribadi seseorang walaupun engkau hanya menirukan sesuatu yang dikatakan oleh orang lain.”

  1. Tidak Mengecewakan Orang Yang Telah Berbaik Sangka Terhadapmu

“Jangan membuat kecewa orang yang telah berbaik sangka terhadapmu, dan jangan melanggar hak saudaramu semata mata disebabkan kau begitu yakin akan kuatnya hubungan dengannya. Seseorang yang selalu kau langgar haknya tidak akan rela menjadi saudaramu.”

  1. Seseorang Tidak Patut Disebut Teman Jika Tidak Menjaga Hak Temannya Dalam Tiga Keadaan

“Seseorang tak patut disebut sebagai teman bila ia tak menjaga hak kawannya dalam tiga keadaan, ketika ia ditimpa bencana, ketika sedang berpergian jauh, dan ketika ia meninggal dunia.”

  1. Cintailah Sahabatmu Sampai Ke Suatu Batas

“Cintailah sahabatmu sampai ke suatu batas, karena mungkin ia akan berbalik menjadi musuhmu suatu hari kelak. Dan bencilah musuhmu hingga suatu batas karena mungkin kelak ia berbalik menjadi sahabatmu.”

  1. Jangan Berteman Dengan Orang Yang Berbudi Rendah

“Jangan berkawan dengan orang yang berbudi rendah, sebab ia akan ‘menjualmu’ dengan semurah harga. Dan jangan berteman dengan seorang pendusta, sebab ia sama saja dengan fatamorgana, mendekatkan bagimu yang jauh dan menjauhkan yang dekat.’’

  1. Sebaik Baik Teman Adalah Yang Semakin Bertambah Kecintaannya Kepadamu Jika Kamu Tidak Membutuhkannya

“Sebaik baik teman, jika engkau tidak membutuhkannya, dia akan bertambah dalam kecintaannya kepadamu, dan jika engkau membutuhkannya, dia tidak akan berkurang sedikitpun kecintaannya kepadamu.”

  1. Terkadang Seseorang Yang Dekat Kekerabatannya Namun Lebih Jauh Dari Yang Jauh

“Adakalanya seorang yang dekat kekerabatannya namun lebih jauh dari yang jauh. Dan ada pula yang jauh kekerabatannya namun lebih dekat dari yang dekat.”