Mengenal Induktor Lebih Jauh!

  • Blogging
  • Dec 12, 2022

Induktor merupakan salah satu perangkat elektronika yang mudah ditemukan pada rangkaian radio. Fungsinya sebagai filter frekuensi yang dapat mengurangi noise. Induktor ini juga memiliki fungsi lain yang tidak penting. Itulah mengapa penggunaan induktor banyak ditemui dalam rangkaian elektronika.

Sebuah induktor biasanya juga terpasang di dalam rangkaian catu daya (power supply). Tujuannya sendiri adalah untuk mengurangi munculnya bunyi dengung. Kemudian pada relay sebuah induktor ini berfungsi sebagai saklar.

Sejarah Induktor

Penemu induktor adalah seorang ilmuan asal Inggris yaitu Michael Faraday. Tokoh ini dulunya juga dikenal karena memiliki julukan “Bapak Listrik”.

Dia berhasil mencetuskan Hukum Induksi Faraday yang digunakan dalam mengembangkan teknologi kelistrikan masa kini, termasuk induktor.

Pengertian Induktor

Induktor adalah sebuah kumparan kawat tembaga yang melilit pada inti logam (coker). Kumparan tersebut dapat terdiri dari lilitan tunggal maupun lebih dari itu.

Pada kumparan tersebut apabila mengalir sebuah arus listrik, maka akan menghasilkan medan magnet. Kemudian saat terjadi perubahan arus listrik, energi medan magnet akan berubah menjadi tegangan listrik.

Besar tegangan listrik yang dihasilkan sebanding dengan besar energi medan magnet. Maka, semakin besar energi medan magnet, semakin besar pula potensi tegangannya. Cara kerja induktor sesuai dengan Hukum Induksi Faraday yang berbunyi “Setiap perubahan medan magnet pada kumparan akan menimbulkan gaya gerak listrik yang diinduksi oleh kumparan tersebut”.

Jenis-jenis induktor adalah:

  • Air Core Inductor atau Induktor Inti Udara adalah jenis induktor yang memilki inti berbahan udara.
  • Iron Core Inducto atau Induktor Inti Besi adalah jenis induktor yang material utamanya terbuat dari logam besi.
  • Ferrite Core Inductor atau Induktor Inti Ferrit adalah jenis induktor memakai bahan ferrit pada intinya.
  • Variable Core Inductor atau Variabel Induktor adalah jenis induktor di mana kita bisa mengubah nilai indukstansinya.

Fungsi Induktor

Induktor memiliki fungsi penting dalam rangkaian elektronik maupun alat listrik. Fungsi induktor yakni bisa dikatakan bergantung pada rangkaian yang digunakan.

  • Saat dipasang seri dan dialiri arus DC, maka fungsi induktor seperti resistor.
  • Sedangkan apabila dialiri arus AC, maka induktor berfungsi menjadi resistor yang nilai besarannya cukup besar.

Tidak hanya itu saja, induktor juga mempunyai fungsi lain yang sangat penting perannya dalam rangkaian.

Dilihat dari fungsi induktor diatas, maka coil ini dapat diaplikasikan menjadi:

  • Filter sinyal radio.
  • Sebagai trafo (transformator).
  • Menahan arus AC (arus bolak balik).
  • Meningkatkan besar tegangan suatu arus listrik.
  • Sebagai alat untuk membangkitkan getaran.
  • Speaker.
  • Mikrofon.
  • Relay.

Related Post :