Penjelasan Lengkap: Fungsi Sensor Tekanan

  • 2 min read
  • Dec 15, 2020
Fungsi Sensor Tekanan

Anda tentu tidak asing dengan sensor tekanan, sensor ini dikenal dengan istilah pressure sensor yang akan membuat tekanan udara sesuatu dapat diukur. Alat ini mampu untuk mengukur tekanan, caranya dengan mengubah tekanan mekanis menjadi sinyal listrik. Berikut merupakan penjelasan lengkap mengenai sensor tekanan.

Ketahui Fungsi Sensor Tekanan

Anda bisa menemukan fungsi dari sensor ini dalam berbagai bidang, berikut adalah fungsi dari sensor tekanan dalam model yang berbeda-beda, diantaranya adalah:

  • Dalam Bidang Otomotif

Untuk bidang otomotif, banyak perangkat yang menggunakan sensor ini. Anda bisa menemukannya dalam pengereman kendaraan serta sistem ABS atau anti lock brake system.

Pengereman tersebut terdapat dalam bus, sehingga ketika sensor tekanan ditekan, maka kendaraan bisa berhenti. Alat ini juga bisa digunakan dalam sistem air bag yang terdapat dalam mobil guna mendeteksi tabrakan. Jadi ketika terjadi tabrakan, fungsi sensor tekanan akan aktif dan badan kendaraan akan mengalami tekanan, lalu keluarlah airbag.

  • Bidang Biomedis

Ada lagi fungsi dari sensor ini di bidang aplikatif, yakni bidang biomedis. Pada bidang ini sensor banyak digunakan dalam pengukuran alat-alat vital manusia. Misalnya untuk mengukur tekanan darah pada sirkulasi darah dalam tubuh.

Pada pengukur tekanan darah, ia menggunakan sensor kontroller, yang juga bisa ditemukan dalam pengatur tekanan cairan pada infus. Alat sensor tekanan pada bidang biomedis banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan medis dan kesehatan manusia.

  • Bidang Manufaktur

Selain dua bidang yang telah disebutkan sebelumnya, fungsi dari sensor ini juga bisa Anda temukan dalam bidang manufaktur. Di bidang ini, sensor tekanan digunakan untuk mendeteksi tekanan yang tepat.

Tekanan yang tepat akan membantu pendeteksian dalam berbagai aktivitas manufaktur, diantaranya adalah proses pemanasan, proses pengovenan, pneumatic, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain dibagi dalam berbagai bidang, fungsi sensor tekanan juga bisa Anda temukan dalam jenis-jenisnya yang berlainan, diantaranya adalah:

  1. Tekanan gauge, merupakan jenis sensor yang memiliki tekanan relatif. Fungsinya digunakan untuk mengukur tekanan yang ada di atmosfir. Terdapat selisih dalam penggunaannya, yakni tekanan yang absolut dan tekanan yang ada di atmosfir.
  2. Tekanan diferensial, yakni tekanan yang ditemukan pada perangkat lain dan diukur dengan tekanan yang berbeda. Misalnya tekanan antara satu benda dengan benda lain berbeda, ia juga bisa digunakan sebagai pembanding antara dua objek.
  3. Tekanan vacum, merupakan tekanan yang dikenal sebagai tekanan hampa, lebih rendah dibandingkan dengan tekanan pada atmosfir.
  4. Tekanan jenis absolut, merupakan tekanan yang ukurannya cukup relatif, namun tekanan nol yang dimiliki merupakan tekanan yang mutlak.

Ada banyak jenis dari sensor tekanan, yang bisa ditemukan dalam beberapa komponen. Misalnya tekanan pada LDVT, yang memiliki fungsi untuk mengetahui apakah medan magnet yang ada memiliki tekanan atau tidak. Ditemukan pertama kali oleh Hodley, ia biasa digunakan dalam bidang militer.

Selanjutnya adalah tekanan semi konduktor, yang biasa digunakan untuk mengetahui tekanan udara dalam suatu manifold. Ia dibekali dengan rangkaian pengkondisian sinyal, sehingga tiap perubahan yang terjadi dapat diketahui dengan lebih cepat. Kalibrator yang disematkan padanya juga membuatnya lebih stabil.

Demikianlah berbagi informasi mengenai fungsi sensor tekanan yang perlu Anda ketahui. Dengan tahu dan mengerti sistem kerja yang digunakan oleh sensor tekanan, maka Anda bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dan fungsi dari alat tersebut, sehingga memberikan manfaat untuk Anda.